Ruang Riung DKV UTD merupakan program yang diinisiasi oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Teknologi Digital (UTD) sebagai wadah berkumpul dan bertukar pikiran bagi mahasiswa, dosen, dan komunitas kreatif. Tujuan utama dari program ini adalah membangun ruang dialog kritis dan kreatif yang membahas fenomena sejarah, budaya, serta isu-isu kekinian yang berkaitan dengan seni, desain, dan teknologi. Seluruh topik dibahas dari sudut pandang keilmuan DKV dan dirancang untuk menstimulasi wawasan, kepekaan, dan literasi visual mahasiswa.
Program ini mencakup beragam bentuk kegiatan seperti seminar, workshop, klinik gambar, expert class, hingga sesi diskusi terbuka. Topik yang diangkat sangat variatif dan relevan dengan perkembangan zaman, seperti branding, advertising, animasi, ilustrasi, fashion, fotografi, sinematografi, mural, UI/UX, multimedia, hingga teknologi terkini seperti artificial intelligence (AI), desain robotik, dan digital marketing. Bahkan isu-isu populer seperti K-pop culture, urban legend, dan anime juga menjadi bagian dari ruang diskusi yang terbuka dan dinamis.
Selain itu, Ruang Riung juga membahas peran desain dalam konteks sosial dan lokal, seperti pengabdian masyarakat melalui PKM, studi lokal visual, sign system & way finding, hingga tema besar seperti “The Power of Local Genius”. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya wawasan keilmuan mahasiswa, tetapi juga mendorong kepekaan sosial dan budaya, serta keberpihakan terhadap kearifan lokal. Dengan demikian, program ini menjadi tempat subur bagi tumbuhnya ide-ide desain yang berakar kuat pada konteks masyarakat.
Ruang Riung DKV UTD akan dipandu oleh A.K Patra Suwanda, S.Sn., M.Sn., seorang akademisi dan praktisi di bidang desain. Program ini direncanakan mulai berjalan pada Januari 2025 dan bersifat fleksibel sesuai konteks situasional. Seluruh kegiatan ini dirancang sebagai forum eksploratif yang bersifat wacana, brainstorming, serta bertujuan membangun pola pikir strategis, empatik, dan inovatif dalam praktik desain. Peserta diajak untuk aktif terlibat, tidak hanya sebagai pendengar, tetapi juga sebagai kontributor ide.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai kolaborator dari internal kampus seperti KEMA DKV, VISUALRAYA, LPPM UTD, hingga mitra eksternal seperti TVRI, AiDIA, dan komunitas kreatif lainnya. Dukungan luas ini memperkuat posisi Ruang Riung sebagai ruang yang inklusif dan kolaboratif. Harapannya, Ruang Riung DKV UTD bisa menjadi program berkelanjutan yang tidak hanya memperkaya proses pembelajaran mahasiswa, tetapi juga menjadi katalisator lahirnya solusi desain yang berdampak dan relevan bagi masyarakat luas.